Perilaku Menjaga Kebersihan Organ Genetalia Pada Konsumen Pembalut Herbal

Putri Sasmita Wati, Mury Ririanty, Iken Nafikadini

Abstrak

Pembalut wanita adalah produk sekali pakai yang biasa digunakan oleh wanita setiap bulan. Penggunaan pembalut wanita pada wanita masih memberikan risiko berbagai masalah kesehatan. Pada tahun 2015 Yayasan Konsumen Indonesia yang dikenal sebagai YLKI mengumumkan 9 merek pembalut wanita yang mengandung dioksin. Dioksin berasal dari proses pemutihan dan merupakan zat karsinogenik yang berbahaya bagi organ genetalia. Pembalut wanita herbal adalah inovasi pembalut wanita sehat yang dipilih oleh perempuan Indonesia sebagai upaya menjaga kebersihan organ genetalia. Kabupaten Jember adalah daerah tertinggi ketiga di Jawa Timur yang memiliki tingkat tertinggi konsumen sanitasi herbal pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku menjaga kebersihan organ genetalia pada konsumen pembalut wanita herbal di Kabupaten Jember. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan 125 sampel diambil dari 15 distributor aktif di Kabupaten Jember. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan observasi. Hasil penelitian adalah 56% pengetahuan responden baik, 58% responden memiliki sikap positif dan 71% tindakan responden berada dalam kategori baik. Sebanyak 94% responden dipengaruhi oleh distributor, 80% dipengaruhi oleh ibu kandung, 75% dipengaruhi oleh teman dan 16% dipengaruhi oleh ibu mertua. Pengamatan pada jenis pembalut wanita yang digunakan, 91% pengguna siang hari, 65% pengguna pantyliner, 58% pengguna malam menggunakan. Sebanyak 100% air di kamar mandi responden dalam kondisi baik, dan sebanyak 71% responden menggunakan pakaian dalam dari bahan katun. Rekomendasi bagi konsumen adalah mereka harus benar-benar tahu tentang kemanjuran dan kandungan pembalut herbal. Untuk perusahaan, mereka harus memberikan daya tarik pengguna terhadap paket pembalut wanita dan menyediakan hotline konsultasi kesehatan online dan offline melalui media sosial. Sedangkan untuk BPOM, mereka harus mengawasi bahan berbahaya dari produk.

Kata Kunci

Behavior, Herbal Sanitary Napkins, Hygiene of Genetalia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Anas, S. 2012. Jurnal Gender dan Anak, 5(1):10. Sketsa Kesehatan Reproduksi Remaja. Diunduh di: https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2016/06/Jurnal%20(06-14-16-04-33-41).pdf

Arisusilo. 2012. Jurnal Saintis, 1(1):116.. Kanker Leher Rahim (Cancer Cervix) sebagai Pembunuh Wanita Terbanyak di Negara Berkembang. Diunduh di: http://journal.unair.ac.id/filerPDF/jpkk445f60b971full.pdf

Aryani, Mardianan, Dina. 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2): 166. Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seksual Kabupaten Tegal. Diunduh di: file:///C:/Users/Acer%20E5-421/Downloads/3377-7157-1-SM.pdf

Efendi, Ferry, dan Makhfudli. 2011. Jurnal Kedokteran. 4(1): 511. Keperawatan Kesehatan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.

Fadhilah. 2017. E-Jurnal Pustaka Kesehatan. Determinan Perilaku Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi pada Wanita yan menikah Dini. Jember: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Diunduh di: http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/84653/Sifana%20Amalia%20Fadhilah%20132110101021%20%23.pdf?sequence=1

Isnair dan Hasanah. 2011. Jurnal Keperawatan. 9(1): 34. Hubungan Antara Penggunaan Pantyliner dengan Kejadian Flour Albus pada Remaja Putri. Diunduh di: http://ejurnal.umri.ac.id/index.php/photon/article/download/1059/614/

Julina. 2012. Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 11(1): 2. Analisis Perilaku Konsumen Perempuan terhadap Kesehatan Reproduksi dan Perilaku Penggunaan Pembalut. Diunduh di: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/marwah/article/view/498/478 [Diakses tanggal 29

Kumalasari, Henry, Bagoes, dan Muchlis. 2016. Jurnal Epidemiologi Komunitas.1(1): 63. Higiene Genitalia sebagai Faktor Risiko IMS pada Ibu Rumah Tangga di Puskesmas Bandarharjo Semarang. Diunduh di: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jekk/article/view/3944/2193

Lippmann, Robbins, Barroilhet, Anderson, Sadowski, dan Boyun. 2017. MR Imaging of Cervical Cancer Magnetic Resonance Imaging Clinik of North Amerika, 25(3). Diunduh di: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28668164

Luthviatin, Zulkarnain, Istiaji, dan Rohmah. 2012. Dasar-Dasar Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jember: UPT Penerbitan Universitas Jember.

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan: Rineka Cipta.

Persia, Rina, dan Elizabeth. 2015. Hubungan Pemakaian dengan Kejadian Fluor Albus pada Siswi SMA di Kota Padang. Diunduh di: file:///C:/Users/Acer%20E5-421/Downloads/284-564-1-SM.pdf

Prafitri dan Ersila. 2016. Jurnal Kebidanan. 1(1): 82. Pengaruh FC-Bio Sanitary Pad Terhadap Penurunan Intensitas Disminore. Diunduh di: https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/7780

Pratiwi, Sabilu, dan Fachlevy. 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyaraka. 2(6): 2. Hubungan Pengetahuan, Stres, Penggunaan Antiseptik dan Penggunaan Pembalut dengan Kejadian Fluor Albus pada Remaja Siswi SMA Negeri 8 Kendari Tahun 2017. Diunduh di: http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/viewFile/2910/2194

Putra. 2011. Jurnal Psikologi.1(1): 8. Perilaku Memilih Produk Pembalutt Wanita Antara Ibu dengan Remaja Putri Ditinjau Dari Status Perikahan. Diunduh di: http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-03%20Bagus,%20Perilaku%20Memilih%20Produk%20Pembalut%20Wanita.pdf

Rimawati, Kusuma, dan Sanaryati. 2012. Jurnal Visikes. 11(1): 7. Kebersihan Organ Reproduksi pada Perempuan Pedesaan di Mijen Semarang. Diunduh di: https://publikasi.dinus.ac.id/index.php/visikes/article/view/658

Rohmah, Nurjayanti dan Lestari. Tanpa Tahun. Jurnal Kebidanan.1(1): 31. Hubungan Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi dengan Kejadian Keputihan pada Siswi Kelas XI dan XII IPA SMAN 1 SOKO Ponorogo. Diunduh di:

Ross, J. 2014. Pelvic Inflammatory Disease. Medicine. 42 (96): 2.

Suryati. 2012. Jurnal Health Quality.3(1): 59. Perilaku Kebersihan Remaja Saat Menstruasi. Diunduh di: https://www.poltekkesjakarta1.ac.id/file/dokumen/20Jurnal_Suryati_65.docx

Susanti, dan Pratiwi. 2018. Jurnal Kebidanan. 2(1): 35. Perbedaan Penggunaan Pembalut dan Pantyliner Jenis Biasa, Herbal, dan Kain dengan Kejadian Keputihan. Diunduh di: http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb/article/view/427

Ten, Varina Tjon A. 2010. Menstrual Hygiene: a Negleted Condition for the Achivement of Several Millenium Development Goalis. Europe: EEPA (Europe External Policy Advisor

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.