Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Kesehatan merupakan media interdisipliner sebagai media komunikasi penyebarluasan informasi hasil penelitian dan ulasan di bidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Manajemen Pelayanan Kesehatan.

Saat ini Jurnal Kesehatan terindeks Garuda, Google Scholar, Crossref, Dimensions.

 

Kebijakan Bagian

-

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review

-

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review

Jurnal Kesehatan Politeknik Negeri Jember

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

 

Proses Peer Review

Naskah yang masuk akan ditinjau oleh 2 (dua) orang reviewer untuk setiap topik yang terkait. Keputusan dari reviewer pertama akan menjadi prioritas utama bagi editor untuk membuat keputusan penerbitannya.

Proses peninjauan naskah membutuhkan waktu tiga minggu untuk menyelesaikan satu putaran review.

Calon reviewer naskah dipilih berdasarkan kesesuaian bidang keahlian. Langkah berikutnya, editor mengirimkan surat elektronik untuk setiap calon reviewer. Setelah calon reviewer menginformasikan kesediaan mereka untuk proses review, Editor akan mengirim naskah melalui website berbasis OJS.

Semua proses review dilakukan secara tertutup, double blind dan dikelola oleh Redaksi Jurnal Kesehatan.

 

Frekuensi Penerbitan

Jurnal Kesehatan  terbit 3 kali / tahun, yaitu Bulan April, Agustus dan Desember

 

Etika Publikasi

KODE ETIK BAGI EDITOR

1. Keputusan Publikasi

Editor memiliki wewenang untuk memilih dan memutuskan artikel yang akan dipublikasikan. Keputusan diambil berdasarkan tingkat kontribusi artikel dan rekomendasi dari reviewer. Editor menjalankan tugasnya sesuai dengan kebijakan dari Manager jurnal dan patuh terhadap ketentuan hukum yang berlaku seperti pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme.

2. Penilaian yang Obyektif

Editor melakukan evaluasi atas suatu naskah berdasarkan konten intelektualitasnya tanpa adanya diskriminasi dalam agama, etnis, suku, jenis kelamin, bangsa, dan lain-lain.

3. Kerahasiaan

Editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan segala informasi tentang naskah yang telah diterima kepada siapapun, selain penulis, reviewer, calon reviewer, dan dewan editor.

4. Konflik Kepentingan

Materi artikel yang dikirim ke Jurnal Kesehatan dan belum dipublikasikan tidak boleh digunakan untuk riset pribadi editor tanpa mencantumkan izin tertulis dari penulis. Informasi atau ide yang diperoleh melalui blind review harus dijaga kerahasiaanya  dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Editor harus menolak untuk meninjau naskah jika editor memiliki benturan kepentingan, yang disebabkan karena adanya hubungan kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lainnya dengan penulis, perusahaan, atau institusi yang berhubungan dengan naskah tersebut.

5. Kerjasama dalam Investigasi

Editor harus mengambil langkah responsif apabila terdapat keluhan terkait etika pada naskah yang telah diterima ataupun pada artikel yang telah dipublikasikan. Editor dapat menghubungi penulis naskah serta memberikan pertimbangan atas keluhan tersebut. Editor dapat juga melakukan komunikasi lebih lanjut kepada institusi atau lembaga riset terkait. Ketika keluhan telah teratasi, hal-hal seperti publikasi atas koreksi, penarikan, pernyataan keprihatinan, ataupun catatan lainnya, perlu dipertimbangkan untuk dilakukan.

 

KODE ETIK BAGI REVIEWER

1. Kontribusi terhadap Keputusan Editor

Blind peer review oleh reviewer membantu editor dalam mengambil keputusan untuk menolak atau menerima tulisan serta dapat membantu penulis dalam memperbaiki tulisannya melalui komunikasi editorial antara reviewer dengan penulis. Peer review merupakan suatu komponen penting dalam komunikasi keilmuan formal (formal scholarly communication) dan pendekatan ilmiah.

2. Ketepatan Waktu

Apabila reviewer yang ditugaskan merasa tidak memiliki kualifikasi untuk melakukan review atas suatu naskah atau mengetahui bahwa tidak mungkin untuk melakukan review dengan tepat waktu, reviewer yang ditugaskan harus segera memberitahukannya pada editor.

3. Kerahasiaan

Setiap naskah yang telah diterima untuk direview harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tesebut tidak boleh diperlihatkan kepada atau didiskusikan dengan orang lain kecuali jika telah diotorisasi oleh editor.

4. Obyektif

Review harus dilakukan secara objektif. Kritik yang bersifat pribadi atas penulis adalah tidak tepat. Reviewer harus menyampaikan pandangannya secara jelas disertai dengan argumen yang mendukung.

5. Kelengkapan dan Keaslian Referensi

Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang belum dikutip oleh penulis. Suatu pernyataan tentang observasi atau argumen yang telah dipublikasikan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer harus memberitahukan kepada editor atas kesamaan yang substansial atau overlap antara naskah yang sedang di-review dengan tulisan lainnya yang telah dipublikasikan, sesuai dengan pengetahuan reviewer.

6. Konflik Kepentingan

Materi artikel yang belum  dipublikasikan tidak boleh digunakan dalam riset pribadi reviewer tanpa mencantumkan izin tertulis dari penulis. Informasi atau ide yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaanya dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Reviewer  harus menolak mereview  naskah jika reviewer  memiliki benturan kepentingan, yang disebabkan karena adanya hubungan kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lainnya dengan penulis, perusahaan, atau institusi yang berhubungan dengan karya tersebut.

 

KODE ETIK BAGI PENULIS

1. Standar Penulisan

Penulis harus menyajikan  makalah/artikel yang akurat atas penelitian yang dilakukan serta menyajikan diskusi yang obyektif atas signifikansi penelitian tersebut. Data penelitian harus disajikan secara akurat dalam artikel. Suatu artikel harus cukup terinci dengan referensi yang memadai untuk memungkinkan orang lain melakukan replikasi atas karya tersebut. Penipuan atau penyajian makalah yang tidak akurat merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.

2. Akses Data Penelitian

Penulis dapat diminta untuk menyediakan data mentah atas tulisan yang akan direview dan harus dapat menyediakan akses publik atas data tersebut jika memungkinkan, serta harus dapat menyimpan data tersebut dalam jangka waktu yang wajar setelah publikasi.

3. Orisinalitas dan Plagiarisme

Plagiarisme dalam semua bentuk merupakan perilaku tidak etis dalam publikasi karya ilmiah dan tidak dapat diterima. Penulis harus memastikan bahwa seluruh hasil kerja yang disajikan merupakan karya orisinil, dan jika penulis telah menggunakan pekerjaan dan/atau perkataan dari orang lain, maka penulis harus menyajikan kutipan secara tepat. Terdapat berbagai macam bentuk plagiarisme, seperti mengakui tulisan orang lain menjadi tulisan milik sendiri, menyalin atau menulis kembali bagian substansial dari karya orang lain tanpa menyebut sumbernya, serta mengklaim hasil penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Self-Plagiarism atau oto plagiarisme adalah salah satu bentuk plagiarisme. Oto plagiarisme adalah mengutip hasil atau kalimat dari karya sendiri yang sudah dipublikasikan tanpa menyebutkan sumbernya. Tingkat plagiarisme yang bisa diterima oleh Jurnal Kesehatan adalah 25%. Jika lebih dari 25%, tulisan akan dikembalikan kepada penulis untuk di para frase ulang atau dengan pertimbangan tertentu, tulisan akan ditolak.

4. Ketentuan Pengiriman Tulisan

Penulis tidak boleh mempublikasikan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal. Mengajukan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal merupakan perilaku tidak etis dalam publikasi karya ilmiah dan tidak dapat diterima. Jika ini dilakukan oleh penulis, maka penulis akan masuk ke dalam blacklist dan tidak akan bisa mengajukan tulisan ke Jurnal Kesehatan selama 10 tahun.

5. Pencantuman Sumber Referensi

Pengakuan dengan benar atas hasil karya orang lain harus selalu dilakukan. Penulis harus menyebutkan publikasi yang berpengaruh dalam penyusunan karyanya. Informasi yang diperoleh secara pribadi, seperti dalam percakapan, korespondensi, atau diskusi dengan pihak ketiga, tidak boleh digunakan atau dilaporkan tanpa izin tertulis dari sumber informasi tersebut. 

Daftar Pustaka ditulis menggunakan model Harvard, sangat disarankan menggunakan reference manager (end note, mendeley, zotero, dll) untuk memudahkan dalam editing dan riview  

6. Authorship Tulisan

Penulis adalah orang yang telah memberikan kontribusi sigifikan terhadap konsepsi, desain, eksekusi, atau interpretasi atas tulisan di artikel. Semua pihak yang telah memberikan kontribusi signifikan dicantumkan sebagai co-author. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua co-author telah dicantumkan dalam naskah, dan semua co-author telah membaca dan menyetujui versi akhir atas karya tersebut serta telah menyetujui pengajuan naskah untuk publikasi.

7. Kesalahan dalam Tulisan yang Dipublikasikan

Ketika penulis menemukan kesalahan yang signifikan atau ketidaktepatan dalam karyanya yang telah dipublikasikan, penulis bertanggung jawab untuk segera memberitahukan hal tersebut kepada editor jurnal, serta bekerjasama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki tulisan tersebut. Jika editor memperoleh informasi dari pihak ketiga bahwa suatu karya publikasi mengandung kesalahaan yang signifikan, penulis bertangggung jawab untuk segera menarik kembali atau melakukan koreksi atas tulisan tersebut atau memberikan bukti kepada editor terkait ketepatan tulisan aslinya.

 

Template Jurnal Kesehatan

 
PEDOMAN PENULISAN JURNAL KESEHATAN
1.
Naskah yang dikirim kepada redaksi belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diajukan untuk dimuat pada penerbit lain
2.
Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baku dan benar. Naskah diketik dalam program ms-word dengan huruf Times New Roman ukuran 11, jarak 1 spasi, ukuran kertas A4, margin atas  3 cm, kiri 3 cm, bawah 3 cm, kanan 2,5 cm, dua kolom dengan jarak antar kolom 1 cm.
3.
Naskah ditulis dalam 7-15 halaman dengan memenuhi sistematika sebagai berikut :
 
a)
Judul
 
b)
Nama penulis
 
c)
Institusi
 
d)
Abstrak dan kata kunci
 
e)
Pendahuluan
 
f)
Metode
 
g)
Hasil dan Pembahasan
 
h)
Kesimpulan dan saran
4.
Judul naskah tidak lebih dari 12 kata. Judul yang panjang dipecah menjadi sub judul.
5.
Nama penulis (tidak disertai gelar kesarjanaan) ditulis dibawah judul, diberi nomer dibelakang nama penulis (super script) untuk pencantuman alamat asal institusi di bagian footnote. Penulis dianjurkan untuk mencantumkan alamat lengkap dan e-mail untuk memudahkan komunikasi.
6.
Urutan nama penulis adalah Ketua Tim Peneliti, Anggota Peneliti 1, Anggota Peneliti 2, dan seterusnya. Bila diantara anggota peneliti merupakan mahasiswa, urutannya ditempatkan paling akhir.
7.
Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia maksimal 300 kata dan 3-10 kata kunci (key words), dengan ukuran huruf 10. Abstrak dicantumkan dibawah nama penulis. Komponen abstrak terdiri dari Latar belakang (Background), Tujuan (Objective), Metode (Method), Hasil (Result) dan Kesimpulan (Conclusion).
8.
Daftar pustaka menggunakan system alfabetis (Harvard Style).
9.
Tabel dan gambar harus diberi keterangan dan cukup. Judul tabel ditempatkan di atas tabel, sedangkan judul gambar diletakkan di bawah gambar.
10.
Naskah dapat dikirim melalui alamat jurkes.polije.ac.id
11.
Pemuatan naskah atau tulisan merupakan hak sepenuhnya redaksi dan redaksi berhak melakukan perubahan naskah dengan tidak merubah esensi isinya.
12.
Naskah yang tidak dimuat tidak dikembalikan, kecuali atas permintaan penulis/pengirim.
 

Penulis di luar institusi Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember yang artikelnya dimuat wajib membayar kontribusi biaya cetak yang sudah ditentukan redaksi.

Template Jurnal Kesehatan unduh disini

 

Journal Scope

Lingkup Jurnal Kesehatan mencakup bidang Kesehatan yang meliputi:

1. Gizi
2. Rekam medis dan Informasi Kesehatan
3. Epidemiologi
4. Promosi Kesehatan
5. Kesehatan Ibu dan Anak
6. Manajemen Pelayanan Kesehatan.

Sejak Edisi Volume 5 No 1 tahun 2017 semua artikel yang dipublikasikan di Jurnal Kesehatan dilengkapi dengan Digital Object Identifier (DOI)

Saat ini Jurnal Kesehatan terindeks Garuda, Google Scholar, Crossref, Dimensions. 

 

Biaya Penulis

Biaya Pengiriman Artikel : Rp. 0,00.

Biaya Publikasi Artikel     : Rp. 150.000,00

Jika makalah diterima untuk dipublikasikan, Anda akan diminta untuk membayar Biaya Publikasi Artikel untuk menutup biaya publikasi.